Tak semua orang memiliki nasib yang sama seperti yang Anda rasakan. Ada yang di atas atau lebih baik, dan sebaliknya ada pula yang di bawah atau tak sebaik seperti yang Anda alami. Salah satu contoh yang menunjukkan hal tersebut yaitu potret kisah kehidupan berikut ini.
Dikutip dari viralnova.com, ada pemandangan tak biasa didapati di Manila, Filipina. Seorang bapak dan anak kehidupannya cukup memilukan. Mereka menjalani hidup dengan bekerja di tengah lautan sampah.
Mereka menggunakan perahu sederhana yang terbuat dari styrofoam bekas untuk mengais rezeki yang berasal dari tumpukan sampah yang mengambang di sungai. Setelah mendapatkan sesuatu yang kiranya bisa menghasilkan, mereka mencoba untuk menjualnya di toko-toko sampah lokal. Diperkirakan pendapatan rata-rata mereka sekitar tiga dolar per hari.
Lebih lanjut, potret kehidupan memilukan seorang bapak dan anak tersebut terungkap sebelum Hari Air Sedunia, yang belum lama ini diperingati di seluruh dunia yakni pada 22 Maret, dimana membahas soal pengelolaan air dan kaitannya dengan kesehatan, ekologi, industri, perencanaan kota, dan sebagainya.
Dikutip dari viralnova.com, ada pemandangan tak biasa didapati di Manila, Filipina. Seorang bapak dan anak kehidupannya cukup memilukan. Mereka menjalani hidup dengan bekerja di tengah lautan sampah.
Mereka menggunakan perahu sederhana yang terbuat dari styrofoam bekas untuk mengais rezeki yang berasal dari tumpukan sampah yang mengambang di sungai. Setelah mendapatkan sesuatu yang kiranya bisa menghasilkan, mereka mencoba untuk menjualnya di toko-toko sampah lokal. Diperkirakan pendapatan rata-rata mereka sekitar tiga dolar per hari.
Lebih lanjut, potret kehidupan memilukan seorang bapak dan anak tersebut terungkap sebelum Hari Air Sedunia, yang belum lama ini diperingati di seluruh dunia yakni pada 22 Maret, dimana membahas soal pengelolaan air dan kaitannya dengan kesehatan, ekologi, industri, perencanaan kota, dan sebagainya.
Source: Viralnova



